حَدَّثَنَامُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ حَدَّثَنَاسُفْيَانُ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْعَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُرَّةَعَنْ أَبِي مَعْمَرٍ عَنْأَبِي بَكْرٍ الصِّدِّيقِ قَالَكُفْرٌ بِاللَّهِ ادِّعَاءٌ إِلَى نَسَبٍ لَايُعْرَفُ وَكُفْرٌ بِاللَّهِ تَبَرُّؤٌ مِنْ نَسَبٍ وَإِنْدَقَّ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ حَدَّثَنَاسُفْيَانُ عَنْ زَكَرِيَّا أَبِييَحْيَى قَالَ سَمِعْتُ أَبَاوَائِلٍ يُحَدِّثُ عَنْ ابْنِ مَسْعُودٍنَحْوًا مِنْهُ
Telah
menceritakan kepada kami Sulaiman bin Harb telah menceritakan kepada
kami Hammad bin Salamah dari Dawud dari Asy Sya'bi dari Masruq ia
berkata; Mu'awiyah membolehkan orang muslim mewarisi orang kafir namun
tidak membolehkan orang kafir mewarisi orang muslim. Ia melanjutkan;
Masruq berkata; Tidak ada satu keputusan dalam Islam yang lebih aku
sukai dari pada keputusan ini. Ada yang bertanya kepada Abu Muhammad;
Apakah engkau juga mengatakan seperti ini? Ia menjawab; Tidak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar